Laman

11 Januari 2026

Pengenalan Aset Kripto

 ðŸŽ¯ Tujuan Pembelajaran:

Setelah menyelesaikan materi ini, peserta didik diharapkan mampu:


1. Aspek Pemahaman Konseptual (Conceptual Understanding)

 - Mendefinisikan Aset Kripto: Peserta mampu menjelaskan definisi aset kripto sebagai aset digital berbasis kriptografi dan membedakannya secara kritis dengan mata uang fiat (konvensional) dari segi sentralisasi dan pengontrolan.


 - Menjelaskan Teknologi Dasar: Peserta mampu menguraikan konsep dasar Blockchain dan Desentralisasi sebagai fondasi utama yang memungkinkan aset kripto beroperasi tanpa perantara perbankan.


 - Mengetahui Sejarah Evolusi: Peserta mampu merangkum sejarah singkat aset kripto, mulai dari konsep awal oleh David Chaum (1983) hingga lahirnya Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto (2008).


2. Aspek Analisis Teknis & Produk (Technical & Product Analysis)

 - Memahami Mekanisme Transaksi: Peserta mampu menjelaskan alur logika transaksi aset kripto, mulai dari permintaan, pembentukan blok, validasi jaringan, hingga pencatatan permanen (immutable).



 - Mengklasifikasikan Jenis Aset: Peserta mampu membedakan karakteristik unik dari aset-aset kripto utama:

   - Bitcoin (BTC): Sebagai penyimpan nilai (store of value) dan alat tukar.

   - Ethereum (ETH): Sebagai platform Smart Contract dan DApps.

   - Litecoin (LTC): Sebagai versi transaksi yang lebih cepat.

   - Tether (USDT): Sebagai Stablecoin untuk meminimalisir volatilitas.


3. Aspek Kesadaran Hukum & Regulasi (Regulatory Awareness)

 - Memahami Status Legalitas: Peserta mampu menjelaskan status hukum aset kripto di Indonesia saat ini (diawasi OJK dan Bappebti) sebagai Aset Keuangan Digital/Komoditas, bukan sebagai alat pembayaran.


 - Menerapkan Kepatuhan Hukum: Peserta menyadari bahwa penggunaan kripto sebagai alat pembayaran langsung (seperti membeli barang di toko) adalah tindakan ILEGAL di Indonesia, dan memahami kewajiban konversi ke Rupiah sebelum bertransaksi riil.


4. Aspek Literasi Finansial & Risiko (Financial Literacy)

 - Mengidentifikasi Kegunaan Riil: Peserta mampu menyebutkan fungsi utilitas aset kripto selain untuk spekulasi, seperti untuk transfer lintas negara yang efisien dan akses ke aplikasi terdesentralisasi (DApps).


 - Analisis Risiko: Peserta mampu mengidentifikasi risiko utama investasi kripto, khususnya terkait volatilitas harga yang tinggi, sehingga dapat mengambil keputusan investasi yang lebih bijak dan hati-hati.


Output Akhir yang Diharapkan:

Peserta didik tidak hanya "tahu" apa itu Bitcoin, tetapi menjadi investor/pengguna yang cerdas secara hukum dan teknis, memahami risiko yang diambil, serta mematuhi aturan negara yang berlaku.


20 Soal Pendalaman Materi Kripto beserta Jawabannya.


📘 Bagian 1: Konsep Dasar & Teknologi (Fundamental)


Pertanyaan 1:

Jelaskan secara mendetail perbedaan fundamental antara mata uang fiat (seperti Rupiah/Dolar) dengan aset kripto, terutama dari aspek sentralisasi dan pengawasan.


Jawaban & Pembahasan:

Perbedaan utamanya terletak pada sentralisasi. Mata uang fiat bersifat terpusat, diterbitkan, dan dikontrol suplainya oleh Bank Sentral/Pemerintah.


Sebaliknya, aset kripto bersifat terdesentralisasi; tidak ada otoritas tunggal yang mengontrol, dan nilainya ditentukan murni oleh mekanisme pasar serta algoritma matematika.


Pertanyaan 2:

Mengapa teknik "kriptografi" menjadi elemen krusial dalam aset kripto? Apa fungsinya terhadap keamanan transaksi dan penciptaan unit baru?


Jawaban & Pembahasan:

Kriptografi adalah teknik penyandian data yang berfungsi untuk keamanan dan validasi. Ia memastikan transaksi tidak dapat dipalsukan, mencegah aset digandakan (double-spending), dan mengontrol penciptaan unit baru.


Hanya pemilik kunci privat (private key) yang sah yang dapat mengakses dan mengirim asetnya.


Pertanyaan 3:

Kripto menghilangkan kebutuhan akan pihak ketiga (bank).


Jelaskan bagaimana jaringan komputer terdistribusi menggantikan peran bank dalam memvalidasi transaksi.


Jawaban & Pembahasan:

Dalam sistem bank, bank adalah pemegang buku besar tunggal. Dalam kripto, buku besar disalin ke ribuan komputer (nodes) di seluruh dunia.


Validasi dilakukan melalui mekanisme konsensus. Jika satu komputer mencoba memalsukan data, ribuan komputer lain akan menolaknya. Konsensus jaringan inilah yang menggantikan peran validasi bank.


Pertanyaan 4:

Deskripsikan apa yang dimaksud dengan "blok" dalam blockchain dan apa yang terjadi jika sebuah blok sudah dimasukkan ke dalam rantai (chain)? Apakah bisa diubah atau dihapus?


Jawaban & Pembahasan:

"Blok" ibarat satu halaman buku catatan yang berisi kumpulan data transaksi terbaru.


Jika blok sudah penuh dan diverifikasi, ia "diikat" ke blok sebelumnya membentuk rantai. Setelah masuk rantai, data bersifat immutable (kekal).


Mengubah satu blok berarti harus mengubah seluruh sejarah rantai sebelumnya, yang secara komputasi nyaris mustahil dilakukan.


Pertanyaan 5:

Banyak orang mengira kripto dimulai tahun 2009. Jelaskan peran David Chaum dan Digicash dalam sejarah awal uang elektronik sebelum munculnya Bitcoin.


Jawaban & Pembahasan:

Sejarah kripto dimulai jauh sebelum 2009. David Chaum merumuskan konsep uang kriptografi pada tahun 1983.


Pada 1995, Digicash lahir sebagai implementasi awal uang elektronik. Namun, Digicash gagal karena masih tersentralisasi. Bitcoin (2009) kemudian menyempurnakan ide ini dengan membuatnya terdesentralisasi sepenuhnya.


🪙 Bagian 2: Karakteristik Aset Spesifik (Coin Knowledge)


Pertanyaan 6:

Bitcoin sering disebut sebagai "Emas Digital". Faktor teknis apa (terkait jumlah suplai) yang mendukung julukan tersebut dan bagaimana hal itu mempengaruhi nilainya?


Jawaban & Pembahasan:

Protokol Bitcoin membatasi suplai maksimal secara ketat hanya 21 juta koin.


Kelangkaan matematis inilah yang membuatnya mirip emas. Karena suplainya terbatas namun permintaan cenderung naik seiring waktu, nilainya memiliki potensi meningkat (bersifat deflasi), berbeda dengan uang fiat yang bisa dicetak terus-menerus (inflasi).


Pertanyaan 7:

Apa perbedaan utama antara Bitcoin dan Ethereum?


Jelaskan konsep Smart Contract yang menjadi keunggulan Ethereum.


Jawaban & Pembahasan:

Bitcoin didesain sebagai alat tukar dan penyimpan nilai. Ethereum lebih dari itu; ia adalah platform yang bisa diprogram berkat Smart Contract.


Smart Contract adalah perjanjian digital yang otomatis tereksekusi jika syarat terpenuhi (tanpa perantara). Contoh: Aplikasi asuransi otomatis atau pinjaman terdesentralisasi.


Pertanyaan 8:

Migrasi Ethereum dari Proof-of-Work (PoW) ke Proof-of-Stake (PoS). Jelaskan secara sederhana apa itu PoS dan bagaimana peran validator di dalamnya.


Jawaban & Pembahasan:

Proof-of-Stake (PoS) adalah sistem validasi di mana validator dipilih berdasarkan jumlah koin yang mereka kunci (staking) sebagai jaminan, bukan berdasarkan kekuatan komputasi/listrik (mining). Ini membuat jaringan jauh lebih hemat energi dan ramah lingkungan dibandingkan sistem PoW lama.


Pertanyaan 9:

Jika Bitcoin dianggap sebagai "Emas", Litecoin sering dianggap sebagai "Perak". Apa keunggulan teknis Litecoin dibandingkan Bitcoin dalam hal kecepatan transaksi?


Jawaban & Pembahasan:

Litecoin diciptakan sebagai versi "ringan" dari Bitcoin untuk transaksi sehari-hari. Keunggulan utamanya adalah waktu pembuatan blok yang lebih cepat (2,5 menit dibanding Bitcoin yang 10 menit), sehingga konfirmasi transaksi menjadi lebih cepat dan efisien.


Pertanyaan 10:

Berbeda dengan aset lain yang fluktuatif, Tether (USDT) memiliki harga yang stabil. Jelaskan mekanisme "PEG" yang digunakan Tether untuk menjaga kestabilan harganya.


Jawaban & Pembahasan:

Tether adalah Stablecoin. Mekanisme PEG berarti nilainya "diikat" atau dipatok 1:1 dengan mata uang fiat (Dolar AS).


Penerbit Tether mengklaim menyimpan cadangan aset nyata (Dolar/Surat Berharga) yang setara dengan jumlah token yang beredar untuk menjaga harga tetap stabil di angka $1.


🔄 Bagian 3: Mekanisme Transaksi & Utilitas


Pertanyaan 11:

Urutkan dan jelaskan kembali proses transaksi aset kripto dari saat Pengguna A mengirim dana hingga diterima oleh Pengguna B. Apa yang terjadi di fase "verifikasi"?


Jawaban & Pembahasan:

Alurnya: (1) Permintaan: A mengirim aset. (2) Blok: Data masuk ke calon blok. (3) Broadcast: Blok disebar ke jaringan. (4) Verifikasi: Validator mengecek validitas saldo dan tanda tangan digital. (5) Pencatatan: Blok valid masuk blockchain. (6) Selesai: B menerima dana. Fase verifikasi krusial untuk mencegah penipuan.


Pertanyaan 12:

Apa yang dimaksud dengan Platform DApps dan bagaimana peran aset kripto di dalam ekosistem aplikasi tersebut?


Jawaban & Pembahasan:

DApps (Decentralized Applications) adalah aplikasi yang berjalan di atas blockchain, bukan server terpusat.


Aset kripto di sini berfungsi sebagai token utilitas (seperti tiket atau bensin/gas fee) untuk mengakses layanan, membayar biaya transaksi, atau memberikan hak suara dalam aplikasi tersebut.


Pertanyaan 13:

Mengapa transfer lintas negara menggunakan aset kripto dianggap lebih efisien (cepat dan murah) dibandingkan metode perbankan tradisional?


Jawaban & Pembahasan:

Transfer bank internasional melibatkan banyak perantara (correspondent banks), memakan waktu berhari-hari, dan biaya tinggi. Kripto menggunakan jaringan peer-to-peer (langsung) yang beroperasi 24/7 tanpa henti.


Hal ini memangkas jalur birokrasi sehingga transfer bisa sampai dalam hitungan menit dengan biaya yang jauh lebih rendah.


Pertanyaan 14:

Aset kripto memiliki risiko volatilitas tinggi. Jelaskan apa yang dimaksud dengan volatilitas dalam konteks pasar kripto.


Jawaban & Pembahasan:

Volatilitas adalah fluktuasi harga yang tajam dan cepat. Dalam kripto, harga bisa naik atau turun puluhan persen dalam satu hari. Hal ini disebabkan pasar yang masih relatif kecil, spekulasi tinggi, dan sensitivitas terhadap berita. Ini adalah risiko utama bagi investor pemula.


Pertanyaan 15:

Berdasarkan cara kerja blockchain yang mencatat seluruh transaksi di "buku besar digital", analisislah apakah transaksi kripto itu sepenuhnya rahasia atau justru transparan?


Jawaban & Pembahasan:

Transaksi kripto itu transparan secara data, namun pseudonim secara identitas. Artinya, semua orang bisa melihat riwayat transaksi dompet A ke dompet B di blockchain (Sangat Transparan).


Namun, tidak ada yang tahu siapa nama asli pemilik dompet A tersebut (Anonim), kecuali pemiliknya membuka identitasnya.


⚖️ Bagian 4: Regulasi & Konteks Indonesia (Legalitas)


Pertanyaan 16:

Jelaskan transisi pengawasan aset kripto di Indonesia yang terbaru.


Mengapa perpindahan pengawasan dari Bappebti ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dianggap signifikan?


Jawaban & Pembahasan:

Transisi ke OJK (sesuai UU P2SK) menandakan aset kripto "naik kelas" menjadi Aset Keuangan Digital.


Ini berarti pengawasan akan lebih ketat, standar keamanan setara institusi keuangan, dan integrasi dengan sektor perbankan akan lebih diatur demi perlindungan konsumen yang lebih baik.


Pertanyaan 17:

Apakah aset kripto diakui sebagai "alat pembayaran yang sah" di Indonesia? Jelaskan dasar hukum (UU Mata Uang) yang mengatur hal ini.


Jawaban & Pembahasan:

TIDAK. Berdasarkan UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di NKRI. Menggunakan Bitcoin/Kripto untuk membayar barang/jasa secara langsung adalah tindakan ILEGAL. Kripto hanya legal sebagai aset investasi/komoditas.


Pertanyaan 18:

Berdasarkan aturan terbaru (UU P2SK), aset kripto kini dikategorikan sebagai apa? Dan apa implikasinya terhadap perlindungan konsumen?


Jawaban & Pembahasan:

Kripto dikategorikan sebagai Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) - Aset Keuangan Digital.


Implikasinya: Perusahaan kripto (Exchange) wajib mematuhi aturan ketat tentang manajemen risiko, anti-pencucian uang, dan keamanan siber selayaknya bank, sehingga dana konsumen lebih terlindungi.


Pertanyaan 19:

Jika Anda memiliki keuntungan dari investasi Bitcoin dan ingin membeli kopi di Jakarta, langkah apa yang harus Anda lakukan secara hukum sebelum melakukan pembayaran?


Jawaban & Pembahasan:

Anda wajib melakukan Konversi terlebih dahulu.


Langkahnya: (1) Jual Bitcoin di bursa terdaftar (seperti Indodax) menjadi Rupiah. (2) Tarik (withdraw) Rupiah ke rekening bank. (3) Gunakan Rupiah tersebut untuk membayar kopi. Tidak boleh membayar langsung dengan transfer Bitcoin ke kedai kopi.


Pertanyaan 20:

Berdasarkan pandangan Jack Dorsey yang dikutip dalam materi, bagaimana potensi Bitcoin di masa depan dalam konteks mata uang internet global?


Jawaban & Pembahasan:

Jack Dorsey memprediksi Bitcoin berpotensi menjadi Mata Uang Asli Internet (Native Currency of the Internet). Ini didasari sifatnya yang universal, tidak terikat negara manapun, dan dapat diakses oleh siapa saja dengan koneksi internet, menjadikannya standar pertukaran nilai global di masa depan.***






21 Februari 2025

Pahami Rebound Forex atau Cryptocurrency: Manfaatkan Peluang Perubahan Tren



Pasar forex atau cryptocurrency sering kali mengalami volatilitas yang tinggi, dengan pergerakan harga yang dinamis dan tidak terduga.

Salah satu fenomena yang penting untuk dipahami oleh trader forex atau crypto adalah rebound - ketika harga suatu aset digital, setelah mengalami penurunan, kembali naik atau "memantul" ke atas.

Memahami konsep rebound dan bagaimana memanfaatkannya dalam strategi trading dapat memberikan keuntungan yang signifikan bagi trader forex atau cryptocurrency.

Rebound dalam konteks forex atau cryptocurrency mengacu pada situasi di mana harga suatu aset, setelah mengalami penurunan, kembali naik atau "memantul" ke atas.

Ini biasanya terjadi setelah periode penjualan atau koreksi pasar yang signifikan. Beberapa ciri-ciri penting dari rebound crypto antara lain:

1. Perubahan tren - Rebound menandakan perubahan tren, dari down trend menjadi uptrend. Ini biasanya ditandai dengan pembentukan pola-pola bullish pada grafik.

2. Momentum - Rebound umumnya didorong oleh momentum pembelian yang kuat, dengan volume perdagangan yang meningkat dan harga bergerak naik dengan cepat. 

3. Dukungan/Resistensi - Rebound sering terjadi saat harga menyentuh level support yang kuat atau menembus level resistensi sebelumnya.

Bagi trader, rebound-nya suatu aset forex atau crypto dapat menjadi peluang yang menarik untuk masuk pasar dan mendapatkan keuntungan.

Beberapa strategi yang dapat dipertimbangkan saat terjadi rebound suatu pasangan mata uang forex atau aset crypto antara lain:

- Masuk posisi beli saat harga memantul dari level support yang kuat

- Menggunakan indikator momentum seperti RSI untuk mengidentifikasi sinyal pembalikan tren

- Menunggu konfirmasi pola bullish yang jelas sebelum membuka posisi


Kesimpulan:

Memahami dinamika rebound dalam trading forex atau cryptocurrency merupakan kemampuan penting bagi seorang trader  yang ingin memanfaatkan peluang-peluang pasar secara efektif.

Dengan menganalisa karakteristik rebound dan menerapkan strategi yang tepat, trader dapat mengambil keputusan trading yang lebih akurat dan meraih keuntungan saat terjadi perubahan tren harga yang signifikan di pasar forex atau crypto.***

Stefan Sikone, penulis

12 September 2024

Gambar 2

 


Gambar

 


10 Mei 2022

METAVERSE - HYPE VERSUS REALITAS

 

Metaverse memungkinkan orang untuk melakukan semua yang mereka lakukan dalam kehidupan nyata tetapi di dunia virtual. Metaverse telah melampaui fiksi menjadi kenyataan, berasal dari Snowcrash karya Neal Stephenson dan Ready Player One karya Ernest Cline hingga realitas, ekonomi, dan komunitas digital-fisik yang baru muncul. Orang-orang bekerja, bertransaksi, membuat, bersosialisasi, dan bermain dalam kerangka perangkat keras dan di atas lapisan dasar bahasa pemrograman dan platform kontrak pintar.

 

Kepemilikan, desentralisasi, interoperabilitas, dan sifat open-source dan virtual dari Metaverse adalah semua fitur dan karakteristik utama, juga penting bagi Web 3 dan revolusi digital. Proses untuk menskalakan Metaverse menjadi pengalaman yang lebih pribadi, persisten, dan imersif sedang dipelopori oleh pemain kunci yang memungkinkan peningkatan infrastruktur di seluruh "tumpukan" Metaverse.

 

Dunia virtual yang menampung Metaverse sebagian besar dipengaruhi oleh Decentraland dan The Sandbox, dengan jumlah gabungan 200.000 'item' saja di OpenSea yang setara dengan sekitar USD 1,3 miliar. Perangkat lunak identitas, penting untuk verifikasi, keamanan, aksesibilitas, dan avatar untuk bisnis dan orang, sebagian besar didorong oleh ENS, sistem penamaan berbasis Ethereum (ETH). ENS mengalami peningkatan sekitar 2018% dalam jumlah pendaftaran dari 5.158 pada Desember 2020 menjadi 109.280 pada Desember 2021, yang menyoroti peningkatan popularitasnya.

 

Pasar metaverse sebagian besar dipengaruhi oleh platform perdagangan NFT, khususnya, OpenSea. Sejak diluncurkan, perbandingan antara dua platform Ethereum NFT teratas OpenSea dan Rarible menunjukkan jumlah gabungan sekitar 80,5 juta NFT dan total volume penjualan USD 10,3 miliar dengan OpenSea menguasai 99% NFT yang dicetak dan 97% dari total pendapatan penjualan. Sementara perbandingan ini menunjukkan OpenSea mendominasi pasar perdagangan ETH NFT, Rarible diluncurkan lebih dari dua tahun setelahnya.

 

Dari sudut pandang yang lebih makro di seluruh pasar NFT ETH saja, penjualan telah meningkat dari tahun ke tahun (YoY) sekitar 31,027% menjadi USD 3,1 miliar pada Desember 2021. Di seluruh pasar NFT, transaksi harian meningkat sebesar 3,192% YoY menjadi hanya di bawah 520.000 transaksi per hari. Di antara industri Metaverse lainnya, lima organisasi GameFi teratas mengeluarkan sekitar USD 90 juta total volume penjualan dari USD 121 miliar pendapatan industri game pada tahun 2021, dengan 161.000 pengguna bertujuan untuk memuaskan 3,2 miliar gamer di seluruh dunia.

 

Terlepas dari statistik adopsi yang menarik di Metaverse ini, masih ada masalah interoperabilitas, biaya, dan taman bertembok (ekosistem tertutup dan terbatas, didikte oleh penyedia layanan terpusat dalam kaitannya dengan aplikasi, teknologi, informasi, media, dan konten).

 

Diperlukan regulasi dan kemajuan teknologi yang jelas dan ringkas. Orientasi massa hanya akan terjadi dengan memberikan kepercayaan kepada bisnis dan mendorong perubahan perilaku konsumen. Salah satu contohnya adalah menyediakan model “Know Your Customer” (KYC) open-source berbasis blockchain yang jelas dan ringkas, yang akan menurunkan biaya dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi verifikasi identitas dan aktivitas. Kemajuan teknologi harus menurunkan biaya perangkat keras ke tingkat yang terjangkau; dan oracle, sidechain, adapter lapisan aplikasi, dan kontrak pintar agnostik blockchain perlu lebih jauh mengurangi biaya gas dan meningkatkan keamanan, desentralisasi, throughput, dan kenyamanan.

 

Kemajuan dan perubahan kebijakan ini akan memakan waktu, dan lebih banyak waktu daripada yang disiratkan oleh hype saat ini di sekitar Metaverses. Oleh karena itu, kemungkinan besar kita akan melihat kelelahan Metaverse tahun ini, ketika investor dan konsumen menyadari bahwa hype ini tidak sesuai dengan kenyataan.

10 April 2022

3 PENIPUAN UMUM YANG SERING DIGUNAKAN SCAMMER

Sebelum  mulai membaca artikelnya, pertama-tama silahkan perhatikan gambar dan isinya di bawah ini: 



Gambar dan isinya di atas adalah salah satu contoh email dari scammer, yang berpura-pura sebagai pengelola blockchain.

Bila pembaca blog ini mendapat email kurang lebih seperti itu maka sebaiknya tidak perlu untuk mengikuti perintahnya, misalnya diminta untuk klik link yang disediakan untuk memasuki websitenya.  Karena sekali klik link yang disediakan tersebut pembaca akan diarahkan untuk masuk ke salah satu websibte crypto currency anda  dan saat itulah seluruh dana akan terambil bahkan termasuk dokumen-dokumen yang diupload di website yang dituju

3 PENIPUAN UMUM

Penipuan seperti di atas merugikan pengguna produk kripto miliaran dolar setiap tahun, dan penipuan baru muncul setiap hari. Menjaga dana Anda dari tangan penjahat cyber bisa terasa seperti pekerjaan penuh waktu mengingat penipuan baru muncul setiap hari.

Berikut adalah daftar dari tiga penipuan paling umum yang harus Anda waspadai:

Impersonation (Peniruan) 

  1. Seseorang yang mengaku sebagai karyawan Blockchain.com dapat menghubungi Anda melalui email, telepon, atau media sosial dan meminta frasa pemulihan, kunci pribadi, atau informasi login Anda
  2. Blockchain.com (dan sebagian besar perusahaan crypto) tidak akan menghubungi Anda.
  3. Tidak yakin apakah permintaan itu sah? Buka Tiket Pusat Dukungan.

Email atau Situs Web Phishing

  1. Sebuah email meminta Anda untuk membuka situs web dan mengatur ulang kata sandi Anda atau memberikan kunci pribadi Anda. Situs-situs ini sering terlihat identik dengan situs yang mereka tiru dan dapat memiliki URL serupa seperti b1ockchain.com, bl0ckchain.com, atau blockchain.io.
  2. Penipuan ini sering mengakibatkan pihak ketiga yang jahat merekam detail login Anda dan mencuri dana Anda.
  3. Selalu periksa kembali URL situs web yang Anda kunjungi.

Proposal Investasi Palsu 

  1. Jenis penipuan ini mungkin meminta Anda untuk “membayar biaya” atau “membayar pajak” untuk melepaskan sejumlah dana yang lebih besar kepada Anda.
  2. Scammers biasanya menyamar sebagai otoritas resmi seperti SEC atau lembaga keuangan lainnya.
  3. Penipu bisa sampai memalsukan dokumen resmi atau kartu identitas palsu.

Dan ingat: jangan pernah melakukan transfer uang atas nama orang lain, baik untuk mereka atau dengan memberi mereka detail login Anda. 


Terima kasih

Semoga informatif

SF


04 April 2022

METAVERSE DAN POTENSINYA UNTUK UNTUK TERORIS DAN EKSTREMIS

Metaverse sudah di depan mata. Seperti semua inovasi teknologi, metaverse  membawa peluang baru dan risiko baru.

Metaverse adalah versi virtual reality imersif dari internet di mana orang dapat berinteraksi dengan objek digital dan representasi digital dari diri mereka sendiri dan orang lain, dan dapat bergerak lebih atau kurang bebas dari satu lingkungan virtual ke lingkungan virtual lainnya. Metaverse  juga dapat melibatkan augmented reality, perpaduan antara realitas virtual dan fisik, baik dengan mewakili orang dan objek dari dunia fisik ke dalam virtual dan sebaliknya dengan membawa virtual ke dalam persepsi orang tentang ruang fisik.

Dengan mengenakan headset virtual reality atau kacamata augmented reality, orang akan dapat bersosialisasi, beribadah, dan bekerja di lingkungan di mana batas antara lingkungan,  antara digital dan fisik dapat ditembus. Di metaverse, orang akan dapat menemukan makna dan memiliki pengalaman yang sejalan dengan kehidupan offline mereka.

Pada titik tersebut  terjadilah  masalah. Ketika orang belajar untuk mencintai sesuatu, apakah itu digital, fisik, atau kombinasi, mengambil sesuatu dari mereka dapat menyebabkan rasa sakit dan penderitaan emosional. Untuk lebih jelasnya, hal-hal yang disayangi orang menjadi kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh mereka yang berusaha menyebabkan kerugian. Orang-orang dengan niat jahat sudah mencatat bahwa metaverse adalah alat potensial di gudang senjata mereka.

Joel S. Elson, Assistant Professor of IT Innovation, the University of Nebraska Omaha; Austin C. Doctor, Assistant Professor of Political Science, University of Nebraska Omaha, and Sam Hunter, Professor of Psychology, University of Nebraska Omaha berpendapat  ketiganya mengemukan pendapatnya sebagai berikut:

Sebagai peneliti terorisme di Pusat Inovasi, Teknologi, dan Pendidikan Kontraterorisme Nasional di Omaha, Nebraska, kami melihat potensi sisi gelap dari metaverse. Meskipun masih dalam pembangunan, evolusinya menjanjikan cara baru bagi para ekstremis untuk memberikan pengaruh melalui ketakutan, ancaman, dan paksaan. Mempertimbangkan penelitian kami tentang kreativitas dan inovasi yang jahat, ada potensi metaverse menjadi domain baru untuk aktivitas teroris.

Untuk lebih jelasnya, kami tidak menentang metaverse sebagai sebuah konsep dan, memang, bersemangat tentang potensinya untuk kemajuan manusia. Tetapi kami percaya bahwa kebangkitan metaverse akan membuka kerentanan baru dan menghadirkan peluang baru untuk mengeksploitasinya. Meskipun tidak lengkap, berikut adalah tiga cara metaverse akan memperumit upaya untuk melawan terorisme dan ekstremisme kekerasan.

 

Rekrutmen

Pertama, perekrutan dan keterlibatan online adalah ciri khas ekstremisme modern, dan metaverse mengancam untuk memperluas kapasitas ini dengan mempermudah orang untuk bertemu. Hari ini, seseorang yang tertarik untuk mendengar apa yang dikatakan pendiri Oath Keepers Stewart Rhodes dapat membaca artikel tentang ideologi anti-pemerintahnya atau menonton video dia berbicara kepada pengikutnya tentang darurat militer yang akan datang. Besok, dengan memadukan kecerdasan buatan dan augmented reality di metaverse, Rhodes atau asisten AI-nya akan dapat duduk di bangku taman virtual dengan sejumlah pengikut potensial dan memikat mereka dengan visi masa depan.

 

Demikian pula, bin Laden yang “dibangkitkan” dapat bertemu dengan calon pengikut di taman mawar virtual atau ruang kuliah. Metaverse yang muncul memberi para pemimpin ekstremis kemampuan baru untuk menempa dan mempertahankan komunitas ideologis dan sosial virtual dan cara-cara yang kuat dan sulit untuk diganggu untuk memperluas jajaran dan lingkup pengaruh mereka.

 

Koordinasi

Kedua, metaverse menawarkan cara baru untuk mengoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan tindakan penghancuran di seluruh keanggotaan yang tersebar. Serangan di Capitol? Dengan pengintaian dan pengumpulan informasi yang memadai, para pemimpin ekstremis dapat menciptakan lingkungan virtual dengan representasi bangunan fisik apa pun, yang memungkinkan mereka memandu anggota melalui rute yang mengarah ke tujuan utama.

Anggota dapat mempelajari jalur yang layak dan efisien, mengoordinasikan rute alternatif jika beberapa diblokir, dan membuat beberapa rencana darurat jika kejutan muncul. Saat melakukan serangan di dunia fisik, objek augmented reality seperti panah virtual dapat membantu memandu ekstremis yang kejam dan mengidentifikasi target yang ditandai.

Ekstremis yang kejam dapat merencanakan dari ruang keluarga, ruang bawah tanah, atau halaman belakang mereka – semuanya sambil membangun koneksi sosial dan kepercayaan pada rekan-rekan mereka, dan semuanya sambil tampil kepada orang lain dalam bentuk avatar digital yang mereka pilih. Ketika para pemimpin ekstremis memberi perintah untuk bertindak di dunia fisik, kelompok-kelompok ini cenderung lebih siap daripada kelompok-kelompok ekstremis saat ini karena waktu mereka di metaverse.

Target baru

Akhirnya, dengan ruang realitas virtual dan campuran baru, muncul potensi target baru. Sama seperti bangunan, peristiwa, dan orang yang dapat dilukai di dunia nyata, demikian juga dapat diserang di dunia maya. Bayangkan swastika di sinagoga, gangguan aktivitas kehidupan nyata seperti perbankan, belanja dan pekerjaan, dan perusakan acara publik.

Layanan peringatan 9/11 yang dibuat dan dihosting di domain virtual, misalnya, akan menjadi target yang menggoda bagi para ekstremis kejam yang dapat menghidupkan kembali kejatuhan menara kembar. Pernikahan metaverse dapat diganggu oleh penyerang yang tidak menyetujui pasangan agama atau gender dari pasangan tersebut. Tindakan ini akan mengambil korban psikologis dan mengakibatkan bahaya di dunia nyata.

Mungkin mudah untuk mengabaikan ancaman dari dunia virtual dan fisik campuran ini dengan mengklaim bahwa itu tidak nyata dan oleh karena itu tidak penting. Tetapi saat Nike bersiap untuk menjual sepatu virtual, sangat penting untuk mengenali uang yang sangat nyata yang akan dihabiskan di metaverse. Dengan uang nyata datang pekerjaan nyata, dan dengan pekerjaan nyata datang potensi kehilangan mata pencaharian yang sangat nyata. 

Menghancurkan bisnis augmented reality atau virtual reality berarti seseorang menderita kerugian finansial yang nyata. Seperti halnya tempat fisik, ruang virtual dapat dirancang dan dibuat dengan hati-hati, yang selanjutnya membawa arti penting bagi orang-orang untuk membeli barang-barang di mana mereka telah menginvestasikan waktu dan membangun kreativitas. Lebih lanjut, ketika teknologi menjadi lebih kecil dan lebih terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari manusia, kemampuan untuk mematikan metaverse dan mengabaikan bahaya bisa menjadi lebih menantang.

 

Mempersiapkan realitas (virtual) baru

Lalu bagaimana menghadapi ancaman dan kerentanan yang muncul ini? Masuk akal bagi perusahaan untuk menyarankan bahwa kebencian atau kekerasan tidak akan diizinkan atau bahwa individu yang terlibat dalam ekstremisme akan diidentifikasi dan dilarang dari ruang virtual mereka. Kami mendukung komitmen tersebut tetapi skeptis bahwa ini kredibel, terutama mengingat pengungkapan tentang perilaku berbahaya Meta di platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp-nya. Ada keuntungan yang bisa didapat dalam kebencian dan perpecahan.

Jika perusahaan tidak dapat menjadi satu-satunya penjaga metaverse yang dapat diandalkan, lalu siapa yang bisa, dan bagaimana caranya?

Meskipun kedatangan metaverse penuh masih beberapa tahun di masa depan, potensi ancaman yang ditimbulkan oleh metaverse memerlukan perhatian saat ini dari beragam orang dan organisasi, termasuk peneliti akademis, mereka yang mengembangkan metaverse, dan mereka yang bertugas melindungi. masyarakat. Ancaman tersebut menuntut pemikiran sebanyak atau lebih kreatif tentang metaverse seperti yang mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki niat jahat. Setiap orang harus siap menghadapi kenyataan baru ini. @@@

 

Artikel ini disadur oleh Stefan Sikone baca artikel aslinya di sini.


07 Februari 2022

KONSEP DAN APLIKASI TRADING FOREX SECARA SEDERHANA

 

Trading forex itu  perlu dipahami sebagai sebuah konsep yang sederhana dan sangat mudah untuk diterapkan. Karena sederhana dan sangat mudah diterapkan maka dapat dijadikan sebagai sebuah kegiatan yang dapat menghasilkan income untuk kehidupan.

Sekalipun konsepnya sederhana, sangat mudah diterapkan namun tidak boleh diremehkan hanya sebatas klik  di perangkat yang digunakan untuk melakukan transaksi atau open position buy atau sell. Mengapa? Trading forex konsepnya memang sederhana tetapi perlu diterapkan  secara hati-hati. Proses untuk mendapatkan income dari trading valuta asing (valas) atau forex sangat kompleks. Sebelum melakukan open position suatu transaksi perlu dilakukan analisis secara matang, ditunjang dengan kepercayaan diri yang tinggi bahwa analisis yang sudah dilakukan itu bila diterapkan dalam membuka posisi buy atau sell  (dalam sekali putaran/ transaksi) pasti mendatangkan hasil atau profit.  Itu baru pada tahap pertama, memiliki tingkat kepercayaan diri bahwa order atau transaksi pasti diakhiri dengan profit berdasarkan analisis indikator. Kedua, mengeksekusi keputusan untuk melakukan tindakan klik membuka posisi transaksi apakah buy atau sell. KALAU BELUM MEMILIKI TINGKAT KEPERCAYAAN TINGGI TERHADAP ANALISIS ANDA PADA TAHAP PERTAMA, JANGAN MELAKUKAN TINDAKAN APA-APA. Kembali saja pada tahap pertama untuk melakukan analisis indikator. Soalnya begini, kalau sudah melakukan tindakan klik dan order sudah terbuka, running (transaksi secara instan atau instant execution) maka order tersebut tidak dapat dibatalkan. Bila order sudah dilakukan dan pergerakan harga sudah mulai running dan Anda menutupnya maka pasti ada pengaruhnya terhadap dana di balance Anda. Bila Anda menutup transaksi tersebut dalam keadaan negatif maka dana anda di pasti berkurang.  Sebaliknya, bila anda sebagai tradernya menutup transaksi anda dalam keadaan positif maka pasti ada penambahan dana di balance (sekalipun hanya satu sen). Ketiga, setelah membuka transaksi, di mana pergerakan harga sudah running, maka trader tidak boleh cemas (bila pergerakan harga negatif). Trader hendaknya bersabar menunggu hingga pergerakan kembali positif  barulah di-close (profit) atau bahkan menunggu hingga tertutup (profit) secara otomatis karena Anda  sudah melakukan setting take profit (TP). Sekali lagi, Yang pasti bahwa order yang ditutup dalam posisi negatif atau positif pasti mempengaruhi dana yang telah didepositkan (balance bertambah atau berkurang). Bertambah bila ditutup dalam keadaan positif. Berkurang bila ditutup dalam keadaan negatif.

Jadi sederhananya begini:

1. Lakukan analisis indikator untuk mendapatkan sebuah keputusan order.

2. Eksekusi keputusan tersebut (open posisi transaksi buy atau sell)

3. Sabarlah menunggu pergerakan harga memasuki wilayah profit barulah ditutup. Dana anda di balance pasti bertambah. (Sebaliknya bila menutupnya dalam keadaan negatif maka di balance pasti berkurang (sekalipun hanya satu sen)).

Ketiga tahap ini sangat erat kaitannya. Harus diikuti tahap demi tahap secara disiplin. Trading forex sesederhana ketiga tahap tersebut. Trading forex dapat dijadikan sebagai sumber income. Tekuni dan nikmati profitnya. @@@

 

Deo Gratias

Stefan Sikone


10 November 2021

MENGENAL ZONA WAKTU ATAU JAM TRADING FOREX INTERNASIONAL

 Batasan waktu dalam trading forex berbeda dengan melakukan transaksi investasi. Seorang trader forex dapat melakukan transaksi dalam waktu 24 jam selama 5 hari dalam seminggu. Trading forex berlaku untuk  pasar forex secara internasional. Karena tiap negara negara memiliki zona waktu yang berbeda-beda, maka  transaksi yang berlangsung di pasar forex lebih panjang panjang dibandingkan dengan transaksi investasi lokal.

Dan dalam hal trading forex, investasi yang dilakukan tidak akan bertabrakan pada jam kantor ataupun pada waktu istirahat malam. Perdagangan yang panjang tersebut mempengaruhi  keuntungan yang bisa diraup bisa jadi lebih besar tergantung niat dari masing-masing trader.

Berikut ini  jam trading forex yang terbagi menjadi beberapa sesi:.

Jam Trading Pasar Forex

Pasar trading forex terbagi atas beberapa sesi, yaitu sesi Tokyo (Asia), Sydney (Australia), New York (Amerika), dan London (Eropa). Jam pasar terbagi-bagi disebabkan oleh  perbedaan zona waktu dari tiap-tiap benua dan negara. Saat pasar sedang tutup di zona yang satu, pasar lain akan buka di zona lain. Pasar trading forex running terus menerus.

No

Jam buka pasar

Zona waktu trading

Mata uang/Pair Currency

1

05.00 – 14.00 WIB

Sydney - Australia

AUD, NZD

2

07.00 – 13.00 WIB

Tokyo (Asia)

JPY, AUD

3

13.00 – 22.00 WIB

London (Eropa)

EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, EUR/JPY, dan GBP/JPY.

4

20.00 – 05.00 WIB

New York (Amerika)

USD,

 

Berdasarkan tabel soal pasar trading forex di atas,  sesi Sydney dan New York memiliki perbedaan waktu lebih  panjang, yakni selisihnya kurang ebih 16 jam.

NB.  Saat akan membuka transaksi sebaiknya perhatikan pasangan mata uang yang terkait. Misalnya waktu pasar asia, mata uang yang berpasangan dengan JPY atau AUD itulah yang menjadi fokus open posisi.

Selamat mempraktikkan!



Stefan Sikone, MM
., Penulis, Praktisi Trading Forex dan Bisnis Online sejak tahun 2007., kini mengajar Prakarya dan Kewirausahaan di SMA Negeri 1 Tengaran - Kabupaten Semarang-Jawa Tengah


09 September 2021

CARA MEMBACA SIMBOL MATA UANG DALAM TRADING FOREX

Setelah mengaktifkan akun trading dari broker (metatrader 4), seorang trader perlu mengenal berbagai simbol mata uang yang berpasangan (currency pair). Contoh EURUSD, USDJYP dan sebagainya. Perhatikan di aplikasi fitur atau menu qoutes

Setiap mata uang itu disimbolkan dengan 3 huruf (EUR, USD,JPY dan sebagainya). Cara membacanya: dua huruf pertama dari merupakan kode negara, huruf ketiga merupakan kode mata uang negara tersebut. Misalnya USD, dua huruf pertama adalah US untuk negara Amerika Serikat (United States), huruf ketiganya (huruf D) adalah mata uangnya yaitu Dollar. 

Untuk penjelasan lain bisa didengarkan di youtube channel Sekolah online. Linknya di bawah ini.


Artikel terkait soal membaca quotes, klik  link stfxpcm.blogspot.com/2016/03/quotes-cara-membaca-harga-forex-dan.html

Terima kasih. Deo Gratias
SF