Laman

02 Maret 2017

CARA MENGHITUNG POSITION SIZING TRADING FOREX

Dalam trading forex, position sizing adalah besaran volume transaksi (Lot) yang digunakan untuk membuka posisi transaksi berdasarkan resiko yang siap ditanggung oleh trader. Position sizing merupakan bagian dari managemen resiko yang digunakan sebagai sebuah metode pengaturan modal trading. Dengan menggunakan metode position sizing, maka para trader dapat menyesuaikan besarnya volume transaksi dengan besarnya stop-loss yang digunakan.

Sebagai seorang trader forex, menghitung besarnya Lot yang akan digunakan untuk membuka posisi transaksi adalah tindakan yang sangat penting, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan besaran resiko yang akan Anda terima. Seperti risk reward ratio trading forex yang harus dihitung secara tepat, perhitungan position sizing juga harus dilakukan secara tepat. Berikut ini cara menghitung position sizing :

Misalnya Anda memiliki modal trading sebesar $1000, maka sebaiknya Anda menetapkan batasan resiko modal yang akan digunakan sebesar 50%, atau $1000 x 50% = $500.

Setelah menetapkan batasan resiko modal, selanjutnya Anda harus menetapkan batasan resiko per transaksi, misalkan batasan resiko per transaksi yang Anda tetapkan sebesar 5%, atau $500 x 5% = $25/transaksi.

Jika Anda membuka transaksi pada EUR/USD dengan memasang target stop-loss sebesar 50 pip, maka besaran stop-loss Anda adalah : 50 pip x $1 = $50.

Dengan perhitungan tersebut diatas, maka Position Sizing (Lot) yang harus Anda gunakan adalah :

Resiko Per Transaksi/Besaran Stop-Loss : $25/$50 = 0.5 Lot

Dari perhitungan position sizing tersebut diketahui bahwa untuk menghabiskan modal Anda sebesar $1000, maka dibutuhkan 40 kali transaksi loss secara berturut-turut, atau $1000/$25 = 40. Apakah dalam 40 kali transaksi yang Anda lakukan selalu loss, tidak ada satupun yang profit ???

Cara perhitungan diatas hanya dapat dilakukan pada Direct Pair, yaitu jenis pasangan mata uang yang menempatkan USD sebagai Counter Currency, atau USD berada dibelakang pasangannya, contohnya EUR/USD, GBP/USD, dll. Nilai 1 pip untuk pasangan mata uang direct pair = $1.

Untuk menghitung position sizing pada jenis pasangan mata uang yang lain seperti Indirect pair, maka harus dikonversi dulu kedalam USD, sebab nilai 1 pip untuk pasangan ini bukan $1. Indirect pait adalah jenis pasangan mata uang yang menempatkan USD sebagai Base Currency, atau USD berada didepan pasangannya, contohnya USD/JPY, USD/CHF, USD/CAD, dll.


Untuk memudahkan Anda dalam menghitung position sizing, maka Anda dapat menggunakan sebuah tool yaitu "Position Sizing Calculator" yang dapat Anda temukan melalui browser Anda. Dengan menggunakan metode position sizing, maka Anda dapat dengan mudah mengelola potensi resiko yang ada, dan mengatur penggunaan modal trading Anda secara tepat. Semoga artikel bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar